Unbelievable! Itu merupakan kata pertama yang bisa saya ucapkan saat menyaksikan konser Celine Dion untuk pertama kalinya, tepatnya tanggal 2 April 2008 di Rod Lover Arena, Melbourne, Australia. Konser yang berlangsung sekitar tiga jam itu benar-benar sempurna dan saya yakin penikmat konser yang lain akan menyatakan hal yang sama. Sebenarnya show tersebut sejatinya diadakan sehari sebelumnya. Jadwal semula tertunda akibat infeksi kerongkongan yang diderita Celine. Namun hal itu sama sekali tidak mempengaruhi animo fansnya mengingat penampilan sang pelantun My Heart Will Go On ini benar-benar maksimal. Satu hal yang dia ungkapkan sebagai rasa penyesalannya bahwa menunda konser jauh lebih sulit dibandingkan membawakan lagu di depan para penggemarnya. Ungkapan ini desertai hingar bingar aplaus dan teriakan audiens yang memenuhi stadion Rod Lover.
Sebelumnya, konser dibuka oleh Anthony Callea, sang Runner Up Australian Idol sekaligus pelantun The Prayer. Penampilan Anthony benar-benar memukau yang kemudian disusul oleh Celine Dion dengan hits terbarunya Taking Chances beserta lagu lainnya seperti I Am Your Angel, Power of Love, I Am alive, Alone, I Drove All Night, A New Day Has Come, My Love dan lain sebagainya yang ditutup dengan My Heart Will Go On. Konser Celine tidak saja diusung oleh kru musik yang luar biasa tapi juga didukung oleh para penari latar yang sangat memukau. Benar-benar konser spektakular dan matang.
Interaksi sang bintang ini juga tidak kalah mengagumkannya sehingga audiens tidak saja datang sebagai penonton akan tetapi turut bernyanyi dan bahkan turut menirukan gerakan-gerakan Celine dan para penari latar. Tidak lupa, audiens menyanyikan lagu Happy Birthday mengingat Celine yang baru saja menginjak usia 40 tahun. What a great singer! That’s what I can utter ^_^